Catatan Pagi: “Akhirnya Berhasil Juga”

MUHSIN HARYANTO,10 JANUARI 2016.

Saya masih ingat, betapa sulitnya mulai untuk menulis. Apa yang yang mau saya tulis serasa tak mungkin saya tulis, karena saya tidak yakin bahwa apa yang mau saya tulis adalah sesuatu yang pantas untuk saya tulis. Sampai pada suatu saat saya temukan gagasan yang membuatku gelisah untuk segera menulis. Sebuah puisi dengan judul ‘Gelisah’ pun saya tulis dengan segala keterbatasan kemampuan saya untuk menulis. Dan hasilnya: “tidak memuaskan”. Tetapi, puisi yang saya tulis — pada saat diri saya masih sekolah di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta — itu tetap saja menjadi sebuah kenangan indah bagi diri saya, karena tulisan itulah yang saya anggap sebagai tulisan pertama saya, yang saya tuangkan dengan segala kesungguhan saya untuk benar-benar ‘menulis’. Sejelek apa pun isinya.

(lebih…)

Continue Reading Catatan Pagi: “Akhirnya Berhasil Juga”